Mizan memuat 7 sub-bahasan dengan 46 hadits di dalamnya, dan berada di bawah Kiamat, Surga dan Neraka.
Riwayatnya bersumber dari Imam Ahmad, Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi, dan 5 kitab lainnya. Tiap kutipan tampil lengkap — teks Arab beserta terjemahannya — disertai nama kitab dan nomor hadits agar dapat dicocokkan dengan kitab aslinya. Bahasan yang diriwayatkan lewat lebih dari satu jalur ditampilkan seluruhnya sebagai penguat, tidak diringkas menjadi satu.
Kerangka tema selengkapnya dapat dijelajahi lewat beranda.
Telah menceritakan kepada kami [Bahz] dan telah menceritakan kepada kami [Affan] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan Al bashri] dari [Ali Radhiallah 'anhu] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Diangkat pena dari tiga: orang yang tidur hingga bangun, orang yang tertimpa ayan -atau beliau bersabda: - orang yang gila sampai sadar dan anak kecil sampai baligh."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] bahwa Umar bin Khattab hendak merajam perempuan gila. Maka [Ali] bertanya kepadanya; Kenapa kamu hendak melakukan hal itu? saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Diangkat pena (tidak dianggap sebagai dosa) dari tiga orang: orang yang tidur hingga bangun, anak kecil sampai dia bermimpi dan orang gila sampai sadar atau dia berakal." Maka Umar meninggalkannya.
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Atho` bin As Sa`ib] dari [Abu Dzabyan Al Jambi] bahwa didatangkan seorang wanita yang telah berbuat zina ke hadapan Umar bin Khattab, kemudian memerintahkan untuk merajamnya, maka orang-orang membawanya untuk merajamnya, tetapi (ditengah perjalanan) mereka bertemu dengan Ali Radhiallah 'anhu. Ali Radhiallah 'anhu bertanya; "Ada apa ini?" mereka menjawab; "Dia telah berzina dan Umar menyuruh merajamnya." Ali melepaskannya dari tangan mereka dan mencegah mereka, kemudian mereka kembali kepada [Umar], (Sesampainya disana) Umar bertanya; "Apa yang menyebabkan kalian kembali?" Mereka menjawab; "Ali Radhiallah 'anhu." Umar berkata; "Tidaklah Ali melakukan hal ini kecuali karena sesuatu yang dia ketahui?" maka diutuslah seseorang kepada Ali kemudian dia datang dengan agak marah, Umar bertanya; "Kenapa kamu mencegah mereka?" [Ali] menjawab; Tidakkah kamu mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Diangkat catatan amal dari tiga orang: orang yang tidur sehingga dia bangun, anak kecil sehingga dia menjadi dewasa dan orang gila sampai dia berakal?" Umar menjawab; "Ya." Ali Radhiallah 'anhu berkata; "Sesungguhnya wanita ini gila, dari Bani Fulan, kemungkinan ada orang yang memperkosanya saat dia gila." Umar berkata; "Aku tidak tahu." Ali berkata; "Saya juga tidak tahu." maka Umar tidak jadi merajamnya.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Atho` bin As Sa`ib] dari [Abu Zhabyan] bahwa [Ali Radhiallah 'anhu] berkata kepada Umar; "Wahai Amirul Mukminin! Tidakkah kamu mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "pena diangkat dari tiga orang: dari orang yang tidur sehingga dia bangun, dari anak kecil sehingga dia menjadi dewasa dan orang gila sampai dia berakal'."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Atho` bin As Sa`ib] dari [Abu Zhabyan] bahwa [Ali Radhiallah 'anhu] berkata kepada Umar; "Wahai Amirul Mukminin! Tidakkah kamu mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "pena diangkat dari tiga orang: dari orang yang tidur sehingga dia bangun, dari anak kecil sehingga dia menjadi dewasa dan dari orang gila sampai dia berakal'."
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abdu Rabbih] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Muhammad bin Muhajir] dari [Walid bin Abdurrahman Al Jurasyi] dari [Jubair bin Nufair] ia berkata, aku mendengar [Nawwas bin Sam'an Al Kilabi] berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Al Qur`an akan didatangkan pada hari kiamat bersama ahlinya, yaitu mereka yang beramal dengannya. Dan yang akan didahulukan dari mereka adalah surat Al Baqarah dan Ali Imran." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan tiga permisalan terhadap keduanya, yang tidak pernah melupakannya setelah itu. Beliau mengatakan: "Kedua surat itu seperti awan kelabu yang menaungi atau mendung yang di antara keduanya terdapat cahaya, keduanya laksana dua kelompok burung yang membentangkan sayapnya membela orang yang membacanya."
Telah menceritakan kepada kami ['Abdul Malik bin 'Amr] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Zaid] dari [Abu Sallam] dari [Abu Umamah] telah menceritakan padanya, ia berkata; Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Bacalah Al Quran karena ia memberi syafaat pada para pembacanya pada hari kiamat, bacalah zahrawain; Albaqarah dan Ali 'Imran, karena keduanya datang pada hari kiamat seperti dua awan, naungan atau seperti dua kumpulan burung yang berjajar berhujjah untuk membela para pemiliknya." Selanjutnya Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Bacalah Albaqarah karena mengambilnya berkah dan meninggalkannya rugi dan tidak bisa dikalahkan oleh tukang-tukang sihir." Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Aban], telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Zaid] dari [Abu Sallam] dari [Abu Umamah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; ia (Abu Umamah) menyebutkan hadis serupa.
Berkata 'Abdullah; Saya menemukan hadis ini dalam buku ayahku dengan tulisan tangannya yang telah diberi cap, saya mengiranya memberi cap karena itu salah karena hadis ini dari Zaid dari Abu Sallam dari Abu Umamah. Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Razaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Abu Umamah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Palajarilah Al Quran karena ia memberi syafaat pada hari kiamat. Pelajarilah Albaqarah dan Ali 'Imron, pelajarilah Az zZahrawain karena keduanya akan datang pada hari kaimat seperti dua awan, dua naungan atau seperti dua kelompok burung berbaris yang berhujjah untuk membela para pembacanya. Pelajarilah Albaqarah karena mengajarannya berkah, meninggalkannya rugi dan tidak bisa dikalahkan oleh tukang-tukang sihir."
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Aban] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Zaid] dari [Abu Sallam] dari [Abu Umamah Al Bahili] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Bacalah Al Quran karena ia datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada pemiliknya. Bacalah zahrawain; Albaqarah dan Ali 'Imran, karena keduanya datang pada hari kiamat seolah-olah naungan, seolah-olah awan atau seolah-olah dua kelompok burung berbaris berhujah membela para pemiliknya. Bacalah surat Albaqarah karena mengambilnya berkah, meninggalkannya rugi dan tidak bisa dikalahkan oleh tukang-tukang sihir."
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya] dari [Zaid bin Sallam] dari [Abu Sallam] bahwa ia mendengar [Abu Umamah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; " Bacalah Al Quran karena ia datang pada hari kiamat memberi syafaat pada pembacanya. Bacalah zahrawain; Albaqarah dan Ali 'Imran, karena keduanya datang pada hari kiamat seolah-olah naungan, seolah-olah awan atau seolah-olah dua kelompok burung berbaris, berhujah untuk membela para pembacanya. Bacalah surat Albaqarah karena mengambilnya berkah, meninggalkannya rugi dan tidak bisa dikalahkan oleh tukang-tukang sihir." Berkata 'Abdullah; Hadis ini diimlakkan oleh Yazid bin Harun di Wasith.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari [Umaraoh] dari [Abu Zur'ah] dari [Abi Hurairah], dia berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Ada dua kalimat yang ringan diucapkan dengan lisan, berat di timbangan dan amat dicintai oleh Ar Rahman (Allah): SUBHAANALLAH WABIHAMDIH SUBHAANALLAHIL 'ADZIM."
Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Fudlail] dari ['Umarah] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Dua kalimat ringan dilisan, berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu Subhaanallahul'azhiim dan Subhanallah wabihamdihi."
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] telah menceritakan kepada kami ['Umarah bin Qa'qa'] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] menuturkan; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan disukai Arrahman, Subhanallah wabihamdihi dan Subhaanallahul 'azhiim."
Telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin Isykab] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari ['Umarah bin Alqa'qa'] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] radliyallahu'anhu, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada dua kalimat yang disukai Ar Rahman, ringan di lisan dan berat di timbangan, yaitu SUBHANALLAH WABIHAMDIHI dan SUBHAANALLAAHIL'AZHIIM."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair] dan [Zuhair bin Harb] dan [Abu Kuraib] dan [Muhammad bin Tharif Al Bajali] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Fudhail] dari ['Umarah bin Al Qa'qa'] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Dua kalimat yang ringan diucapkan tetapi berat timbangannya dan disenangi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang Maha Pengasih yaitu, Subhanallah wa bihamdihi subhaanallaahil azhim (Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung)."
Telah menceritakan kepada kami [Islamil] berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Abdullah bin Abi Mulaikah] dari [Aisyah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa yang dihisab pada hari kiamat maka ia akan mendapatkan adzab." (Aisyah) Berkata; saya berkata; "Bukankah Allah Azzawajalla telah berfirman: 'Maka orang-orang yang diberi catatan amalannya dengan tangan kanannya akan dihisab dengan hisab yang mudah', Rasulullah bersabda: "Ayat itu maksudnya bukan hisab akan tetapi hal itu adalah pemaparan (amal), barangsiapa yang didiskusikan hisabnya pada hari kiamat maka ia akan diadzab ".
Telah menceritakan kepada kami [Yunus], telah menceritakan kepada kami [Nafi', yaitu Ibnu Umar], dari [Abi Mulaikah], dari [Aisyah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa yang pada hari itu (hari kiamat) dihisab, pasti disiksa." Saya berkata; "Wahai Rasulullah, bukankah Allah berfirman YUHAASABU HISAABAY YASIIRA (Akan dihisab dengan hisab yang mudah)?. Beliau bersabda: "Yang dimaksud ayat itu adalah penampakan amal, sungguh bahwa orang yang dihisab pada hari itu, pasti akan disiksa."
Telah menceritakan kepada kami [Suraij], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Nafi'] dari [Abi Mulaikah] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa yang dihisab maka pasti akan disiksa."
Ahmad bin Hambal berkata; telah menceritakan kepada kami [Waqi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdul Jabbar bin Ward] dari [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Aisyah] berkata; Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang dihisab maka akan binasa." Dia berkata; saya bertanya; Wahai Rasulullah, bukankah Allah Azzawajalla telah berfirman "Dia akan dihisab dengan hisab yang ringan" beliau bersabda: "Wahai Aisyah, sesungguhnya hal itu adalah ardh (penampakan amal perbuatan), barang siapa dihisab maka akan binasa."
Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu Maryam] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Nafi' bin Umar] berkata, telah menceritakan kepadaku [Ibnu Abu Mulaikah] bahwa [Aisyah] istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidaklah mendengar sesuatu yang tidak dia mengerti kecuali menanyakannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sampai dia mengerti, dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Siapa yang dihisab berarti dia disiksa" Aisyah berkata: maka aku bertanya kepada Nabi: "Bukankah Allah Ta'ala berfirman: "Kelak dia akan dihisab dengan hisab yang ringan" Aisyah berkata: Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya yang dimaksud itu adalah pemaparan (amalan). Akan tetapi barangsiapa yang didebat hisabnya pasti celaka".
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu Maryam] Telah mengabarkan kepada kami [Al Mughirah bin 'Abdur Rahman] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh pada hari kiamat akan datang seseorang yang berbadan gemuk namun di sisi Allah timbangannya tidak dapat melebihi berat sayap seekor nyamuk. Bacalah ayat; …dan kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari kiamat, (Al Kahfi: 105). Dan dari [Yahya bin Bukair] dari [Al Mughirah bin Abdurrahman] dari [Abu Az Zinad] dengan Hadits yang serupa.
Telah menceritakan kepadaku [Abu Bakr bin Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepadaku [Al Mughirah Al Hizami] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Sungguh pada hari kiamat akan datang seseorang yang berbadan gemuk namun di sisi Allah timbangannya tidak dapat melebihi berat sayap seekor nyamuk. Bacalah ayat; …dan kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari kiamat (Al Kahfi: 105).
Masuk Islam, klik di siniSyahadat, klik di sini
Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda dan menayangkan iklan. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kebijakan Privasi