Padang Mahsyar memuat 10 sub-bahasan dengan 43 hadits di dalamnya, dan berada di bawah Kiamat, Surga dan Neraka.
Riwayatnya bersumber dari Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim, dan 4 kitab lainnya. Tiap kutipan tampil lengkap — teks Arab beserta terjemahannya — disertai nama kitab dan nomor hadits agar dapat dicocokkan dengan kitab aslinya. Bahasan yang diriwayatkan lewat lebih dari satu jalur ditampilkan seluruhnya sebagai penguat, tidak diringkas menjadi satu.
Kerangka tema selengkapnya dapat dijelajahi lewat beranda.
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Ibnul Mubarak] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] telah mengabarkan kepadanya [Hamzah bin Abdillah bin Umar], dia mendengar [Ibnu Umar] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda: "Jika Allah Shallallahu'alaihi wa Sallam menurunkan azab kepada suatu kaum, azab itu menimpa siapapun yang bersama mereka, kemudian mereka dibangkitkan sesuai dengan amalan mereka."
Telah menceritakan kepada kami ['Attab] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] dan [Ali bin Ishaq] berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Az Zuhri] dari [Hamzah bin Abdullah] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika Allah hendak menyiksa suatu kaum, maka Dia akan menyiksa semua yang ada di dalamnya, kemudian mereka akan dibangkitkan kembali sesuai dengan amal perbuatan mereka." Dan [Ali] menyebutkan dalam hadisnya, ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Hamzah bin Abdullah bin Umar] bahwa ia mendengar [Ibnu Umar] mengatakannya."
Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Abu Syihab] dari [Hajjaj] dari [Zuhri] dari [Abdurrahman bin Hunaidah] dari [Ibnu Umar] dia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika Allah hendak menurunkan adzab pada suatu kaum maka adzab itu akan menimpa siapa saja yang bersama dengan mereka lalu Allah akan membangkitkan mereka sesuai dengan amalannya masing-masing." Demikian pula yang terdapat dalam Al Kitab.
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Utsman], Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Az Zuhri] telah mengabarkan kepada kami [Hamzah bin Abdullah bin Umar], ia mendengar [Ibnu Umar] radliallahu 'anhuma mengatakan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika Allah menurunkan adzab, maka adzab itu akan mengenai siapa saja yang berada ditengah-tengah mereka, lantas mereka dihisab sesuai amalan mereka."
Telah menceritakan kepadaku [Harmalah bin Yahya At Tujini] telah mengkhabarkan kepada kami [Ibnu Wahb] telah mengkhabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] telah mengkhabarkan kepadaku [Hamzah bin Abdullah bin Umar] bahwa [Abdullah bin Umar] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Bila Allah hendak mengadzab suatu kaum, adzab menimpa orang yang ada ditengah-tengah mereka lalu mereka dibangkitkan berdasarkan amal-amal mereka."
Telah menceritakan kepada kami [Mu'alla bin Asad] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari [Ibnu Thawus] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda: "Manusia dikumpulkan di hari kiamat dengan tiga jalan, untuk manusia yang harap-harap cemas, dua jalan untuk mereka yang menunggang unta, tiga jalan lagi untuk mereka yang menunggang unta, empat jalan lagi untuk mereka yang menunggang unta, dan sepuluh jalan lagi untuk mereka yang menunggang unta, sedang sisanya disatukan oleh neraka, neraka itu selalu menyertai mereka ketika mereka tidur siang, tidur malam, berpagi hari, dan bersore hari."
Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Ishaq]. Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Hatim] telah menceritakan kepada kami [Bahz] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Thawus] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Manusia dibangkitkan atas tiga kelompok, ada yang dalam keadaan senang ada pula yang merasa ketakutan. Ada dua orang yang menunggangi satu onta, ada tiga orang yang menunggangi satu onta, ada empat orang yang menunggangi satu onta bahkan ada sepuluh orang yang menunggangi satu onta, lalu sisanya dikumpulkan oleh api yang selalu menyertai mereka pada malam dan siang." Mereka berkata: "Pada pagi dan sore hari."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Mubarak] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Hisyam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wuhaib bin Khalid Abu Bakr] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Thawus] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Manusia akan dihimpun pada hari kiamat berdasarkan tiga kelompok: Mereka dalam keadaan berharap serta takut, dua orang di atas unta, tiga orang di atas unta, empat orang di atas unta, sepuluh orang di atas unta dan selebihnya dihimpun oleh api, api itu tidur siang bersama mereka ketika mereka tidur siang, bermalam bersama mereka ketika mereka bermalam, berada di pagi hari bersama mereka ketika mereka di pagi hari, dan api itu berada di sore hari ketika mereka di sore hari."
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari [Said bin Jubair] dari [Ibnu Abbas]; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah: "Sesungguhnya kalian akan menemui Allah dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, berjalan kaki dan tidak dikhitan."
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Sufyan] berkata; telah menceritakan kepadaku [Al Mughirah bin An Nu'man] dari [Said bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Manusia akan dikumpulkan dalam keadaan tidak memakai alas kaki, telanjang dan tidak dikhitan. Yang pertama kali mendapatkan pakaian adalah Ibrahim 'alaihi sallam." Kemudian beliau membaca: (Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama begitulah kami akan mengulanginya.)
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Sufyan], berkata; telah menceritakan kepadaku [Mughirah bin An Nu'man] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Manusia akan dikumpulkan dalam keadaan telanjang kaki dan dada dan tidak disunat, orang pertama yang akan dikenakan pakaian adalah Ibrahim 'Alaihisshalatu wassalam" kemudian beliau membaca: " (sebagaimana kami Telah memulai panciptaan pertama begitulah kami akan mengulanginya.) "
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dan [Ibnu Ja'far Al Ma'na] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Mughirah bin An-Nu'man] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi nasehat kepada kami, beliau bersabda: "Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan kepada Allah dalam keadaan telanjang kaki dan dada serta tidak dikhitan " (sebagaimana kami Telah memulai panciptaan pertama begitulah kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti kami tepati; Sesungguhnya kamilah yang akan melaksanakannya.) " maka makhluk yang pertama kali akan dikenakan pakaian adalah Ibrahim kekasih Allah 'azza wajalla." Beliau bersabda: "Kemudian akan disiksa kaum di antara kalian, maka aku berkata; 'ya Tuhanku, itu adalah sahabatku.' maka disampaikanlah kepadaku; 'sesungguhnya kamu tidak mengetahui apa yang terjadi pada mereka setelah kepergianmu. Mereka kembali kepada kekafiran mereka sejak engkau meninggalkannya.' Maka aku berkata sebagaimana perkataan seorang hamba shalih; " (Dan adalah Aku menjadi saksi terhadap mereka, selama Aku berada di antara mereka.) " sampai ayat " (Sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.) "
(Ahmad bin Hanbal radliyallhu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Yahya] dari [Al Qasim bin Abdul Wahid Al Maki] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata; telah sampai hadis kepadaku dari seorang laki-laki yang mendengar dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, kontan saya membeli unta, kuikat kencang perbekalanku dan kuarahkan perjalananku untuk menemuinya selama satu bulan. Selanjutnya aku menemuinya tepatnya di Syam, tak tahunya orang itu adalah [Abdullah bin Unais]. Saya berkata kepada penjaga pintu, "Katakan padanya, Jabir sedang menunggunya di di depan pintu". Lalu dia bertanya, kamu adalah Ibnu Abdullah, saya menjawab, Ya. Lalu dia keluar dengan menginjak pakaiannya, dia memelukku dan sebaliknya aku juga memeluknya, saya berkata; telah sampai kepadaku suatu hadis darimu, kamu mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tentang perkara qishas, saya khawatir apabila engkau meninggal ataupun saya meninggal sebelum saya dapat mendengarnya. (Abdullah bin Unais) berkata; saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Manusia akan dikumpulkan pada Hari Kiamat", --atau bersabda dengan redaksi para hamba--, dalam keadaan telanjang, tidak berkhitan dan dalam keadaan buhman", lalu kami bertanya, "Apakah buhman itu?" Beliau bersabda: "Tidak memakai pakaian sehelai benangpun", lalu ada suara yang memanggil mereka dari dekat, 'Aku adalah raja dan Aku Dayyan (pemberi pembalasan) tidaklah patut bagi seorang penduduk neraka untuk masuk neraka sedangkan dia mempunyai hak atas seseorang dari penduduk surga sampai Aku memberikan haknya. Juga tidaklah patut seseorang dari penduduk surga untuk masuk syurga sedangkan seseorang dari penduduk nereka mempunyai hak atas dirinya sampai Aku memberikan haknya. Sampai satu tamparan sekalipun. (Jabir bin Abdullah) berkata; kami bertanya, Bagaimana ini? Kami mendatangi Allah Azzawajalla dalam keadaan telanjang dan tidak berkhitan, dan tidak memakai sehelai benangpun? maka beliau bersabda: "Kalian datang dengan kebaikan dan keburukan".
Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Sawwar] telah menceritakan kepada kami [Laits bin Sa'ad] dari [Mu'awiyah bin Shalih] bahwa [Abu 'Abdur Rahman] menceritakan kepadanya dari [Abu Umamah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Pada hari kiamat matahari mendekat seukuran satu mil, panasnya ditambahkan sekian dan sekian, serangga-serangga akan mendidih layaknya tungku, mereka mengeluarkan keringat berdasarkan kesalahan-kesalahan mereka, diantara mereka ada yang mencapai dua mata kaki, ada yang mencapai dua betis, ada yang mencapai pertengahannya dan ada yang dikekang keringat."
Telah bercerita kepada kami ['Ali bin Ishaq] telah bercerita kepada kami [Ibnu Al Mubarak] dari ['Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir] telah bercerita kepadaku [Sulaim bin 'Amir] telah bercerita kepadaku [Al Miqdad, sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam] berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda: " "Ketika hari kiamat kelak, matahari akan didekatkan kepada manusia hingga seukuran satu atau dua mil, mereka disengat oleh matahari hingga mereka kebanjiran keringat menurut kadar amal mereka, diantara mereka ada yang dibanjiri keringat hingga dua mata kakinya, diantara mereka ada yang dibanjiri keringat hingga kedua lututnya, dan diantara mereka ada yang dibanjiri keringat hingga lehernya dan bahkan ada diantara mereka yang benar-benar ditenggelamkan."
Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Musa Abu Shalih] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dari [Abdurrahman bin Jabir] telah menceritakan kepadaku [Sulaim bin Amir] telah menceritakan kepadaku [Al Miqdad bin Al Aswad] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: " Pada hari kiamat, matahari di dekatkan ke manusia hingga sebatas satu mil -berkata Sulaim bin Amir: Demi Allah, aku tidak tahu apakah beliau memaksudkan jarak bumi ataukah mil yang dipakai bercalak mata- lalu mereka berada dalam keringat sesuai amal perbuatan mereka, di antara mereka ada yang berkeringat hingga tumitnya, ada yang berkeringat hingga lututnya, ada yang berkeringat hingga pinggang dan ada yang benar-benar tenggelam oleh keringat." Al Miqdad berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menunjuk dengan tangan ke mulut beliau.
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Nashr] telah mengkhabarkan kepada kami [Ibnu Al Mubarak] telah mengkhabarkan kepada kami [Abdurrahman bin Yazid bin Jabir] telah menceritakan kepadaku [Sulaim bin 'Amir] telah menceritakan kepada kami [Al Miqdad] sahabat Rasulullah Shallallahu 'alahi wa Salam, berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Pada hari kiamat, matahari di dekatkan ke manusia hingga sebatas satu atau dua mil -berkata Sulam: Aku tidak tahu apakah maksud dua mil itu jarak bumi ataukah mil yang dipakai bercalak mata- lalu matahari melehkan mereka, lalu mereka berada dalam keringat sesuai amal perbuatan mereka, di antara mereka ada yang berkeringat hingga tumitnya, ada yang berkeringat hingga lututnya, ada yang berkeringat hingga pinggang dan ada yang benar-benar tenggelam oleh keringat." Aku melihat Rasulullah Shallallahu 'alahi wa Salam menunjukkan tangan ke mulut, maksudnya benar-benar tenggelam. Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih dan dalam hal ini ada hadits serupa dari Abu Sa'id dan Ibnu Umar.
Telah menceritakan kepada kami [Yunus], telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas Bin Malik], ada seseorang bertanya, "Wahai Nabiyullah, bagaimana orang kafir bisa dikumpulkan dengan berjalan di atas kepalanya pada hari kiamat?" Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Dzat yang menjadikan (orang kafir) bisa berjalan dengan kakinya, Dia juga Maha Kuasa untuk menjadikannya berjalan dengan kepalanya di neraka."
Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad Al Baghdadi] Telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] Telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik radliallahu 'anhu] sesungguhnya seseorang yang bertanya, "Wahai Nabiyullah, bagaimana orang kafir bisa dikumpulkan dengan berjalan di atas kepalanya pada hari kiamat?" Nabiyulloh shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bukankah Dzat yang menjadikan (orang kafir) berjalan dengan kakinya ketika di dunia, Maha Kuasa untuk menjadikan dia berjalan dengan wajahnya pada hari kiamat? Qatadah berkata; Ya, Demi keagungan Rabb kami.
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad Al Baghdadi] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin malik] radhilayyahu'anhu, ada seseorang berujar; 'hai Nabiyullah, bagaimana orang kafir dikumpulkan dengan cara ditelungkupkan (dijungkirkan) diatas wajahnya? ' Nabi menjawab: "Bukankah Dzat yang menjadikannya bisa berjalan dengan kedua kakinya di dunia bisa menjadikannya berjalan diatas wajahnya pada hari kiamat?" 'Benar, demi kekuasaan Rabb kami, " Kata Qatadah mengiyakan.
Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Abdu bin Humaid], teks milik Zuhair, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik], seseorang bertanya: Wahai Rasulullah, bagaiaman orang kafir dikumpulkan (dengan berjalan) di atas wajahnya pada hari kiamat? Beliau menjawab: "Bukankah Yang membuatnya berjalan dengan dua kaki di dunia mampu untuk membuatnya berjalan di atas wajahnya pada hari kiamat?" Qatadah menjawab: Benar, demi kemuliaan Rabb kami.
Masuk Islam, klik di siniSyahadat, klik di sini
Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda dan menayangkan iklan. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kebijakan Privasi