Perintah Zakat memuat 7 sub-bahasan dengan 109 hadits di dalamnya, dan berada di bawah Zakat dan Sedekah.
Riwayatnya bersumber dari Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Ahmad, dan 5 kitab lainnya. Tiap kutipan tampil lengkap — teks Arab beserta terjemahannya — disertai nama kitab dan nomor hadits agar dapat dicocokkan dengan kitab aslinya. Bahasan yang diriwayatkan lewat lebih dari satu jalur ditampilkan seluruhnya sebagai penguat, tidak diringkas menjadi satu.
1 ayat Al-Qur'an dikaitkan ke tema ini dan ditempatkan sebelum hadits — ayat lebih dahulu, lalu hadits yang menjelaskannya.
Kerangka tema selengkapnya dapat dijelajahi lewat beranda.
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin At Thufail] dari [Syarik] dari [Abu Hamzah] dari ['Amir Asy Sya'bi] dari [Fathimah binti Qais] dari Nabi Shalallahu 'alaihi wa salam beliau bersabda: "Sesungguhnya pada harta ada kewajiban/hak (untuk dikeluarkan) selain harta zakat." Abu 'Isa berkata, sanad hadits ini tidak seperti sanad hadits sebelumnya dan Abu Hamzah Maimun Al A'war adalah lemah, [Bayan] dan [Isma'il bin Salim] telah meriwayatkan hadits ini dari [Asy Sya'bi], perkataannya bahwa sanad ini lebih shahih.
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Syarik] dari [Abu Hamzah] dari [Sya'bi] dari [Fatimah binti Qais] bahwasanya ia pernah mendengarnya, yakni Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada hak dalam harta kecuali zakat. "
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Zakaria bin Ishaq Al Makki] dari [Yahya bin Abdullah bin Shaifi] dari [Abu Ma'bad] dari [Ibnu 'Abbas], bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika mengutus Mu'adz bin Jabal ke Yaman beliau bersabda: "Sesungguhnya engkau akan mendatangi suatu kaum dari Ahli Kitab, maka serulah mereka kepada syahadah tiada Ilah selain Allah dan aku adalah utusan Allah, jika mereka mentaatimu dalam masalah ini, pahamkanlah mereka bahwasanya Allah telah mewajibkan kepada mereka lima kali shalat setiap hari dan malam. Jika mereka telah mentaatimu maka pahamkanlah mereka bahwa Allah mewajibkan sedekah dalam harta mereka, engkau ambil dari orang-orang kaya mereka dan dikembalikan kepada orang-orang miskin mereka. Jika mereka mentaatimu dalam masalah itu maka jauhilah kemuliaan harta mereka dan takutlah terhadap doa orang teraniaya karena doa antara dia dengan Allah tidak ada penghalang apapun."
Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim Adh-Dlohhak bin Makhlad] dari [Zakariya' bin Ishaq] dari [Yahya bin 'Abdullah bin Shayfiy] dari [Abu Ma'bad] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] bahwa ketika Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengutus Mu'adz radliallahu 'anhu ke negeri Yaman, Beliau berkata,: "Ajaklah mereka kepada syahadah (persaksian) tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah. Jika mereka telah mentaatinya, maka beritahukanlah bahwa Allah mewajibkan atas mereka shalat lima waktu sehari semalam. Dan jika mereka telah mena'atinya, maka beritahukanlah bahwa Allah telah mewajibkan atas mereka shadaqah (zakat) dari harta mereka yang diambil dari orang-orang kaya mereka dan diberikan kepada orang-orang faqir mereka".
Telah menceritakan kepada kami [Umayyah bin Bistham] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Rauh bin Al Qasim] dari [Isma'il bin Umayyah] dari [Yahya bin 'Abdullah bin Shayfiy] dari [Abu Ma'bad] dari [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] bahwa ketika Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengutus Mu'adz radliallahu 'anhu ke negeri Yaman, Beliau berkata,: "Kamu akan mendatangi Ahlul Kitab, maka hendaklah da'wah yang pertama kali lakukan kepada mereka adalah mengajak mereka untuk ber'ibadah kepada Allah. Jika mereka telah mengenal Allah, maka beritahukanlah bahwa Allah mewajibkan atas mereka shalat lima waktu sehari semalam. Dan jika mereka telah melaksanakannya, maka beritahukanlah bahwa Allah telah mewajibkan atas mereka shadaqah (zakat) dari harta mereka yang akan diberikan kepada orang-orang faqir dari mereka. Jika mereka telah menaatinya, maka ambillah dari mereka (sesuai ketentuannya) dan peliharalah kesucian harta manusia".
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muqatil] telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Zakariya' bin Ishaq] dari [Yahya bin 'Abdullah bin Shayfiy] dari [Abu Ma'bad] sahayanya [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata, kepada Mu'adz bin Jabal Radhiyalahu'anhu ketika Beliau mengutusnya ke negeri Yaman: "Sesungguhnya kamu akan mendatangi kaum Ahlul Kitab, jika kamu sudah mendatangi mereka maka ajaklah mereka untuk bersaksi tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Jika mereka telah mentaati kamu tentang hal itu, maka beritahukanlah mereka bahwa Allah mewajibkan bagi mereka shalat lima waktu pada setiap hari dan malamnya. Jika mereka telah mena'ati kamu tentang hal itu maka beritahukanlah mereka bahwa Allah mewajibkan bagi mereka zakat yang diambil dari kalangan orang mampu dari mereka dan dibagikan kepada kalangan yang faqir dari mereka. Jika mereka mena'ati kamu dalam hal itu maka janganlah kamu mengambil harta-harta terhormat mereka dan takutlah terhadap do'anya orang yang terzholimi karena antara dia dan Allah tidak ada hijab (pembatas yang menghalangi) nya".
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Isma'il] dari [Qais] aku mendengar [Jarir radliallahu 'anhu] berkata: "Aku berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk bersyahadah Laa ilaaha illallah wa anna Muhammadar rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, mendengar dan tho'at serta setia kepada setiap muslim".
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Bin Yazid] dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Sufyan Bin Husain] dari [Az Zuhri] dari [Ubaidullah Bin Abdullah Bin 'Utbah Bin Mas'ud] dari [Abu Hurairah], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah (tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah), apabila mereka mengucapkannya, maka darah dan harta mereka akan dilindungi, kecuali atas dasar haq dan perhitungannya kepada Allah Ta'la." Abu Hurairah berkata; maka ketika terjadi kemurtadan, [Umar] berkata kepada Abu Bakar; "Apakah kamu memerangi mereka padahal kamu telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda begini dan begini?" Maka [Abu Bakar] menjawab; "Demi Allah aku tidak akan membedakan antara perintah shalat dan zakat, dan saya akan perangi siapa saja yang membedakan keduanya." Abu Hurairah berkata; "Maka kami ikut berperang bersamanya dan kami melihat yang demikian itulah yang benar."
Telah menceritakan kepada kami ['Isham Bin Khalid] dan [Abul Yaman] keduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib Bin Abu Hamzah] dari [Az Zuhri] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah Bin Abdullah Bin 'Utbah Bin Mas'ud], bahwa [Abu Hurairah] berkata; ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat dan digantikan setelahnya oleh Abu Bakar, banyak orang arab yang menjadi kafir, [Umar] berkata; "Wahai Abu Bakar bagaimana engkau memerangi mereka padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah (tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah), maka barangsiapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah berarti telah melindungi harta dan jiwanya dariku, kecuali dengan haqnya dan perhitungannya diserahkan kepada Allah Ta'ala." [Abu Bakar] menjawab; "Demi Allah, aku pasti akan memerangi." Abul yaman berkata; "Pasti akan aku bunuh orang yang membedakan antara perintah shalat dan zakat, karena zakat adalah haqnya harta, demi Allah, seandainya mereka menolak menyerahkan zakat kepadaku walau seutas tali yang pernah mereka serahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, pasti mereka akan aku perangi dikarenakan penolakan mereka." Umar berkata; "maka demi Allah, tidaklah aku melihat kecuali bahwa Allah telah membuka hati Abu bakar untuk memerangi, dan akupun mengetahui bahwa itulah yang haq."
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Ubaidillah Bin Abdullah Bin 'Utbah] dia berkata; ketika orang-orang banyak yang murtad pada masa kepemimpinan Abu Bakar, [Umar] bertanya; "Bagaimana mungkin kamu memerangi manusia wahai Abu bakar, padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan; 'laa ilaaha illallah (tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah) ' apabila mereka telah mengucapkan 'laa ilaaha illallah' maka mereka telah menjaga diri dan harta mereka dariku, kecuali dengan haknya, dan perhitungannya diserahkan kepada Allah." Maka [Abu Bakar] menjawab; "Demi Allah, aku akan memerangi siapa saja yang membedakan antara kewajiban shalat dan zakat, karena zakat adalah haknya harta, demi Allah, seandainya mereka menolak menyerahkan seekor anak kambing yang dahulu mereka bayarkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, niscaya aku akan perangi mereka." Umar berkata; "Demi Allah, tidak lain yang disampaikan Abu Bakar melainkan aku melihatnya bahwa Allah telah membukakan dada Abu Bakar untuk memerangi mereka, dan aku mengakui bahwa itu adalah yang benar."
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim Bin Khalid] Telah menceritakan kepada kami [Rabah] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Ubaidillah Bin Abdullah Bin 'Utbah] dari [Abu Hurairah], dia berkata; ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat sebagian orang menjadi kafir, -Abu Hurairah melanjutkan ceritanya; - "maka [Umar Bin Al Khaththab] berkata; "Wahai Abu Bakar, bagaimana mungkin kamu bisa memerangi manusia, padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan "laa ilaaha illallah, " dan barangsiapa telah mengucapkan "laa ilaaha illallah, " maka mereka telah melindungi darah dan hartanya dariku, sedangkan perhitungannya diserahkan kepada Allah." [Abu Bakar] menjawab; "Aku akan memerangi orang yang membedakan antara (kewajiban) shalat dan zakat, karena sesungguhnya zakat adalah haknya harta, demi Allah seandainya mereka menolak memberikan seekor unta yang dahulu mereka serahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam niscaya aku akan memerangi mereka karena penolakannya." Kemudian Umar berkata; "Demi Allah, tidak lain kecuali aku melihat bahwa Allah telah membukakan hati Abu Bakar untuk memerangi, dan aku tahu bahwa itulah yang benar."
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya; dari [Abu Hurairah]; dan dengan sanadnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Bersabda: "Aku akan senantiasa memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLA ALLAH, jika mereka telah mengucapkan LAA ILAAHA ILLA ALLAH maka harta dan jiwa mereka telah terjaga dariku, kecuali dengan haknya, sedangkan hisabnya kembali kepada Allah 'azza wajalla."
Telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Suwqah] dari [Mundzir] dari [Ibnu Al Hanafiyyah] berkata; 'Seandainya 'Ali radliallahu 'anhu mengingat 'Utsman radliallahu 'anhu, maka ia teringat tentangnya saat orang-orang datang kepadanya mengadukan perilaku para 'amil (petugas zakat) 'Utsman. Maka ['Ali] berkata kepadaku; "Pergilah kamu menemui 'Utsman dan kabarkan kepadanya bahwa itu adalah shadaqah Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam dan perintahkanlah para 'amilmu untuk melaksanakan sesuai ketentuannya". Maka aku menemui 'Utsman dengan membawa pesan 'Ali tersebut. 'Utsman berkata; "Singkirkanlah sedekah itu dari kami". Kemudian kutemui 'Ali dengan membawa sedekah yang seharusnya untuk 'Utsman, lalu kukabarkan kejadiannya, maka dia berkata; "Biarkanlah zakat itu sebagaimana ditempat kamu mengambilnya". [Al Humaidiy] berkata, telah bercerita kepada kami [Sufyan] telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Suwqah] berkata aku mendengar [Mundzir Ats-Tsauriy] dari [Ibnu Al Hanafiyyah] berkata; " [Bapakku] mengutusku dan berkata; peganglah surat ini dan bawa kepada 'Utsman karena didalamnya ada ketentuan perintah Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tentang masalah shadaqah (zakat) ".
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Muhammad bin Abu Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Hilal Al Absi] ia berkata; [Jarir bin Abdullah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba merintis (kebiasaan) yang baik, sehingga kebiasaan itu diamalkan oleh orang setelahnya, kecuali baginya adalah pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya dengan tanpa mengurangi dari pahala mereka sedikit pun. Dan tidaklah seorang hamba membuat kebiasaan yang buruk, kemudian kebiasaan itu diamalkan setelahnya, kecuali dosanya akan dibebankan ke atasnya, dan baginya dosa seperti dosa orang yang melakukannya dengan tidak mengurangi dari dosa mereka sedikiti pun." Maka orang-orang dari kalangan A'rab pun mendatangi beliau seraya berkata, "Wahai Nabiyullah, amil (pengelola zakat) mu, telah mendatangi kami, dan ia telah berbuat zhalim terhadap kami." Beliau bersabda: "Berikanlah kepadanya (apa yang menjadi kewajiban kalian) dan bersikap baiklah kepadanya, meskipun ia bersikap zhalim." Jarir berkata, "Semenjak saya mendengarnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka tidaklah Mushaddiq (amil zakat, pengelola zakat) pergi dari sisiku, kecuali ia dalam keadaan ridla."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil Fudlail bin Husain Al Jahdari] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid bin Ziyad] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Isma'il] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Hilal Al Absi] dari [Jarir bin Abdullah] ia berkata; Beberapa orang Arab dusun datang mengadu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Mereka berkata, "Beberapa petugas zakat mendatangi kami, lalu mereka bertindak aniaya terhadap kami." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Layanilah para petugas zakat itu dengan baik." Jarir berkata, "Semenjak itu aku tidak pernah lagi mendengar para petugas zakat pulang melainkan dengan puas dan senang." Dan Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahim bin Sulaiman] -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abu Usamah] semuanya dari [Muhammad bin Abu Isma'il] dengan isnad ini, hadis yang semisal.
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Ibnu Abu Aufa] berkata; Jika seseorang mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa zakat hartanya, maka beliau mendo'akannya. Kemudian saya mendatangi beliau dengan membawa zakat harta bapakku. Maka beliau pun berdo'a: "Ya, Allah tolonglah dan lindungilah keluarga Abu Aufa."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Abu Aufa] dan ia termasuk salah seorang yang ikut serta dalam Bai'atur Ridlwan, ia berkata; Jika harta zakat diserahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau membaca do'a: "ALLAHUMMA SHALLI 'ALAIHIM (Ya Allah berilah mereka pertolongan dan ampunan)." Dan sesungguhnya bapakku mendatangi beliau dengan membawa zakat hartanya, maka beliau pun mendo'akan: "Ya Allah, berilah pertolongan dan ampunan untuk keluarga Abu Aufa."
Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abdullah bin Abu Aufa] -ia termasuk mereka yang ikut serta dalam Bai'atur Ridlwan- ia berkata; Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam didatangi oleh suatu kaum dengan membawa zakat harta mereka, maka beliau berdo'a: "ALLAHUMMA SHALLI 'ALAIHIM (Ya Allah, berilah pertolongan dan ampunan kepada mereka)." kemudian bapakku mendatangi beliau dengan membawa zakat hartanya, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun berdo'a: "Ya Allah, berilah pertolongan dan ampunan untuk keluarga Abu Aufa."
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Abu Aufa] ia berkata; jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam didatangi oleh suatu kaum dengan membawa zakat harta mereka, maka beliau bershalawat (berdo'a) atas mereka. Lalu bapakku mendatangi beliau dengan membawa zakat hartanya, maka beliau berdo'a: "Ya Allah, berilah pertolongan dan kurnia keluarga Abu Aufa."
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata, [Amru bin Murrah] telah memberitakan kepadaku, ia berkata, saya mendengar [Abdullah bin Abu Aufa] -ia termasuk salah seorang sahabat yang ikut serta dalam Bai'atur Ridlwan- ia berkata; Jika seorang laki-laki mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa zakat hartanya, maka beliau berdo'a: "ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA `ALI FULAAN (Ya Allah, berilah pertolongan dan ampunan untuk keluarga Fulan)." Kemudian bapakku mendatangi beliau dengan membawa zakat hartanya, maka beliau bersabda: "Ya Allah, berilah pertolongan dan ampunan untuk keluarga Abu Aufa."
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dari [Amir] dari [Jarir bin Abdullah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jadikanlah amil (penarik zakat) kalian pulang dalam keadaan ridha."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yazid Al Washithi] telah mengabarkan kepada kami [Al Mujalid bin Sa'id] dari [Asy Sya'bi] dari [Jarir bin Abdullah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika Mushaddiq (pengumpul harta zakat dan sedekah, amil, pengelola zakat) mendatangi kalian, maka janganlah ia meninggalkan kalian, kecuali dalam keadaan ridla."
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Mujalid] dari [Amir] dari [Jarir] dan [Abdah] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Mujalid] dari [Amir] dari [Jarir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika Mushaddiq (pengumpul harta zakat dan sedekah) mendatangi kalian, maka janganlah ia meninggalkan kalian, kecuali ia dalam keadaan ridla."
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] telah mengabarkan kepada kami [Husyaim] Dan Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Ghiyats] dan [Abu Khalid Al Ahmar] -dalam jalur lain- Dan Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] dan [Ibnu Abu Adi] dan [Abdul A'la] semuanya dari [Dawud] -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] -lafazh juga miliknya- ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dari [Asy Sya'bi] dari [Jarir bin Abdullah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang amil zakat mendatangi kalian, maka hendaklah ia kembali dalam keadaan ridla atas kalian."
Telah mengabarkan kepada kami [Ziyad bin Ayyub] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ulayyah] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Dawud] dari [Asy Sya'bi] dia berkata; [Jarir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika datang kepada kalian petugas pengambil zakat, jadikanlah ia kembali dalam keadaan ridla terhadap kalian."
Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda dan menayangkan iklan. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kebijakan Privasi